Membedakan Fotografi Wartawan Dengan Fotografi Lainnya

Membedakan Fotografi Wartawan Dengan Fotografi Lainnya

Wartawan merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan dengan tidak mudah. Mengapa demikian? Sebagai contoh, ketika pada suatu tempat telah terjadi sesuatu misalnya demo atau hal lainnya, pada umumnya orang akan menghindar dari kejadian tersebut, namun berbeda dengan wartawan. Mereka akan mendekat untuk mencari informasi dan mengabadikannya misalnya dalam bentuk foto yang nantinya akan disebarkan kepada masyarakat luas. Sebelum sampai pada langkah penyebaran berita, maka terlebih dahullu wartawan akan mencari berbagai informasi terkai dengan kejadian tertentu, kemudian akan dikumpulkan dan segera dilakukan pengolahan dengan menambahkan keterangan seputar kejadian yang ada pada foto yang berhasil didapatkan, dan akhirnya dapat disebarkan kepada khalayak umum.

Tentunya kita sudah pernah melihat dan membaca berita yang telah dimuat pada media massa serta dapat menontonnya dalam televisi yang menayangkan berbagai berita seperti bencana alam, adanya demo, seputar politik, dan sebagainya. Nah salah satu yang berperan dalam mendapatkan berita tersebut yaitu wartawan terutama wartawan foto atau fotografer wartawan yang tentu saja bertugas untuk memotret kejadian yang sedang terjadi. Foto dapat berbicara, itulah yang sering dikatakan oleh salah seorang member agen sbobet sebab tak sama dengan cara memotret foto objek foto pada umumnya, foto yang didapatkan oleh wartawan tersebut tidak boleh sembarangan.

Sebuah gambar atau foto yang berhasil dipotret haruslah mengandung keterangan yang jelas dan detail sehingga sifat foto tersebut tidak hanya foto yang didapatkan dengan bebas dan sembarangan. Selain itu, foto tersebut haruslah didapatkan dengan natural sesuai dengan kejadian yang sedang terjadi, yang berarti foto tersebut tidak direkayasa atau dimanipulasi. Hal ini berarti orang ataupun objek lain dalam foto tersebut tidak dilakukan pengaturan atau penataan adegan terlebih dahulu sebelum foto. Jika dilakukan hal demikian, maka foto tersebut bukanlah termasuk dalam fotografi wartawan.

Sebagian orang mungkin belum mengenal atau mengerti dengan jelas apa itu fotografi wartawan yang ternyata berbeda dengan fotografi lainnya. Perbedaan terletak pada objek foto serta harus adanya penjelasan yang detail mengenai foto yang didapatkan. Jadi wartawan foto yang berhasil mendapatkan foto pada suatu tempat yang sedang terjadi suatu kejadian tertentu misalnya saja adanya sidang terkait politik atau hal lainnya haruslah menghasilkan foto dengan objek yang jelas.

Pada sebuah foto tersebut haruslah terdapat penjelasan sesuai dengan 5W + 1H yaitu what, Who, When, Where, Why, dan How. Dengan keenam hal tersebut maka sebuah foto tentu akan dihasilkan sesuai dengan kejadian terkait yang tentu saja tidak dilakukan rekayasan ataupun manipulasi foto yang dihasilkan. Dengan demikian maka berita yang memuat foto tersebut dapat menjadi gambaran khalayak umum terkait dengan kejadian penting yang sedang terjadi. Semoga informasi yang telah dijelaskan tadi dapat bermanfaat untuk anda.

Mengenal Profesi Fotografer Wartawan Lebih Dalam
Blog Kisah Tips

Mengenal Profesi Fotografer Wartawan Lebih Dalam

Fotografi pada dasarnya bukan kegiatan yang bisa dianggap sebagai pekerjaan. Tetapi, karena banyaknya aktifitas yang membutuhkan jasa seorang fotografer. Maka fotografi bisa dijadikan sebagai pekerjaan bagi sebagian orang yang memang menyukai dunia ini. Fotografi awalnya hanya sebagai hobi sekedar pemuas/penyenang hati. Seiring berjalannya waktu perkembangan teknologi semakin maju, sehingga banyak masyarakat yang membutuhkan seorang fotografer dari bidang jurnalistik, dunia seni hingga usaha-usaha kecil penyedia jasa foto. Fotografer sendiri merupakan sebutan bagi seorang yang melakukan pekerjaan sebagai juru foto. Lalu seorang fotografer dibedakan menjadi tiga yakni fotografer jurnalis, fotografer seni, dan fotografer umum.

Diantara ketiganya memiliki tujuan dan maksud yang berbeda saat memutuskan memilih sebagai seorang fotograferĀ http://speedbet88.co Ketiga fotografer tersebut juga bekerja untuk keperluan yang berbeda-beda lagi. Seorang fotografer pers bisa bekerja diberbagai perusahaan media massa baik pertelevisian, majalah, koran dan digital. Fotografer seni bisa bekerja untuk dirinya sendiri ataupun grup. Biasanya mereka membuka tempat kursus atau membuat perkumpulan sesama penyuka fotografi kemudian hasil jepretannya dipajang di sebuah pameran dan dijual kepada seseorang yang tertarik. Sedangkan, fotografer umum tergolong ke dalam fotografer lepas yang bekerja di tempat-tempat wisata menawarkan jasa foto atau membuka usaha-usaha kecil membuka studio foto guna pernikahan, wisuda, pembuatan foto identitas.

Dunia fotografi hadir sejak tahun 1800-an, saat itu pula teknologi foto dari kamera jadul mulai eksis dipergunakan oleh masyarakat. Namun, tidak semua orang memiliki kamera per individu hanya beberapa orang yang mampu membelinya. Terkadang orang-orang membeli kamera hanya sekedar hobi atau keperluan mencari nafkah. Saat-saat itulah perkembangan fotografi naik pamor dan semakin dibutuhkan di dunia industri bisnis. Bahkan, setelah bebasnya pers di berbagai negara membuat fotografi semakin laris sebagai alat visualisasi ide. Dengan menunjukkan sebuah potret gambar tertentu juga mampu menyampaikan gagasan sesuai dari isi foto tersebut. Jika gambar berisi manusia maka akan dicerminkan melalui ekspresi. Apabila gambar berisi lingkungan atau alam ditunjukkan dari keadaan suasana pada saat itu.

Seorang fotografer wartawan pun tidak hanya sekedar memotret-motret lingkungan yang mereka lihat saja. Melainkan, mereka terlebih dahulu harus bisa membaca lingkungan dan keadaan sekitar baru dipotret dengan nuansa yang bisa menyampaikan pesan. Tugas seorang fotografer wartawan tidak bisa disamakan dengan wartawan/jurnalis. Pekerjaan mereka jelas berbeda, sebab fotografer wartawan memiliki tugas utama memfoto suatu kejadian yang bisa dijadikan sebuah berita atau mencari bukti dari berita telah ada. Tugas menulis dan membuat berita sudah diserahkan ke pihak wartawan/jurnalis. Sayangnya perkembangan teknologi telah merubah aturan kejurnalisan yang menyebabkan setiap jurnalis wajib memiliki kemampuan bermain kamera.

Padahal mengambil sebuah gambar tidak bisa sembarangan, tetapi sebagian perusahaan pers menerapkan aturan penyatuan profesi bahwa seorang wartawan yang mangkal di http://homebet99.com harus bisa menulis sekaligus memotret moment. Terlebih lagi para wartawan itu hanya bermodalkan handphone atau kamera digital kecil yang kualitas gambarnya sudah diakui rendah. Untungnya tidak semua perusahaan pers menerapkan aturan tersebut, masih ada beberapa lainnya yang menyadari kualitas gambar mempengaruhi pesan potret akan disampaikan. Penggandaan profesi oleh sebagian perusahaan-perusahaan pers ditujukan untuk penekanan anggaran penghasilan bagi pegawainya. Karena setiap perusahaan pers berdiri memang tujuannya mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. Bahkan aturan penggandaan bagi seorang wartawan ikut diatur dalam Undang-Undang pasal 1 ayat 1 nomor 40 tahun 1999 tentang pers ialah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, data dan grafik.

Acara-Acara Penghargaan Bergengsi Bagi Fotografer Wartawan
Uncategorized

Acara-Acara Penghargaan Bergengsi Bagi Fotografer Wartawan

Setiap orang pasti bangga dengan dirinya sendiri jika telah memenangkan sebuah pertandingan atau mendapatkan penghargaan. Sebagian menganggap belum lengkap tujuan bekerja jika tidak mendapatkan sebuah penghargaan. Tetapi, ada pula orang selalu merasa ikhlas dengan berbagai pekerjaan yang dikerjakannya tanpa mendapatkan imbalan. Bahkan mereka rela bekerja dengan bayaran kecil. Hal itu juga ada di dunia jurnalistik bagi para profesi fotografer wartawan.

Kenginan orang bergantung dari karakter mereka masing-masing dari yang rendah hati hingga ambisius. Orang-orang ambisius inilah yang selalu merasa kurang puas dengan apa didapatnya. Terkadang mereka yang mendapatkan penghasilan tertinggi dibandingkan rekan kerja lainnya, kemudian merasa kurang puas sebelum mendapatkan penghargaan atas pekerjaan yang dilakukannya.

Beberapa acara penghargaan bergengsi bagi fotografer wartawan dari berbagai negara, diantaranya: pertama, FFK atau singkatan dari Festival Fotografi Kompas yang diselenggarakan oleh pihak Kompas. Acara ini selalu memberikan berbagai penghargaan dari beberapa kategori nominasi. Selain itu, pada saat acaranya diselingi dengan pameran penampilan hasil jepretan-jepretan para fotografer wartawan, salah satu anggota dari bandar bola http://multibet88.co sangat menghargai acara tersebut.

Kedua, penghargaan diberikan untuk fotografer wartawan saat acara China International Photo Press yang diselenggarakan oleh negara Cina. Acara penghargaan ini salah satu acara yang sering ditunggu-tunggu oleh fotografer wartawan dari berbagai negara. Sebab, acara ini di tahun 2014 telah memasukkan 30.000 peserta fotografer wartawan dari 60 negara masuk dalam nominasi penghargaan.

Ketiga, acara penghargaan bergengsi dunia bagi para fotografer wartawan ialah ajang Pulitzer yang diselenggarakan di kota New York dan digelar oleh Anadolu Agency. Ajang ini termasuk gelaran terbesar di dunia dan sangat merasa terhomatnya bagi fotografer wartawan jika mendapatkan penghargaan dari Pulitzer. Keempat, acara penghargaan fotografer wartawan diselenggarakan oleh Aqua dengan nama Anugerah Jurnalistik Aqua. Acara ini diselenggarakan oleh negara Indonesia dan nominasi pesertanya dipenuhi oleh warga Indonesia pula.

Acara-acara tersebut diadakan bukan untuk membuat perbedaan antar fotografer wartawan baik mana yang berhasil membidik potret terbagus. Atau acara ini diselenggarakan bukan sebagai ajang pamer setelah mendapatkan penghargaan. Melainkan sebuah perhelatan besar bagi fotografer wartawan diselenggarakan untuk mengenang kerja keras mereka dan menghargainya dengan memberikan penghargaan tersebut.

Beberapa Hal Yang Wajib Dipersiapkan Menjadi Fotografer Wartawan
Blog Tips

Beberapa Hal Yang Wajib Dipersiapkan Menjadi Fotografer Wartawan

Menjadi seorang fotografer wartawan merupakan pekerjaan susah-susah mudah. Mudahnya 50% susahnya 50% tergantung bagaimana kita menjalani dan menghadapinya. Menjadi seorang fotografer wartawan tidak harus mempunyai basic lihai saat memotret objek. Semua pekerjaan memang membutuhkan proses dari yang tidak bisa menjadi bisa bahkan dapat dikatakan handal. Keindahan sebuah jepretan tidak bisa dinilai seberapa jauh mereka berkecimpung ke dalam dunia tersebut. Melainkan, bagaimana seseorang menjalani pekerjaannya dengan ikhlas dan selalu mau belajar dari kesalahan. Bukan orang yang selalu merasa puas terlebih dahulu dengan hasil jepretannya.

Ketika menjadi seorang fotografer wartawan hal yang harus diperhatikan: pertama-tama berlatih memotret berbagai objek. Awal-awal tidak perlu langsung memakai kamera LDR, bisa menggunakan kamera digital biasa atau bahkan kamera hp. Dan semua keadaan lingkungan sekitar bisa menjadi objek memotret. Kedua, mental juga tak lepas dari persiapan diri seperti saat bermain poker onlineĀ http://citipoker88.com Sebab, saat menjadi seorang fotografer wartawan kita tidak tahu bahaya yang akan dihadapi kedepannya. Mental harus selalu kuat untuk penjagaan diri dari berbagai macam bahaya. Sebagai fotografer wartawan terkadang nyawa menjadi taruhan.

Bahkan mereka jika perlu memliki teknik pertahanan diri, karena yang mereka selamatkan bukan diri sendiri saja tapi hasil jepretan juga. Hasil jepretan itu bisa menjadi bukti nyata jika ketika meliput secara tidak sengaja atau sengaja memperoleh berita terkini, contohnya bukti kasus korupsi saat terjadi transaksi oleh sang pelaku, secara tidak sengaja menjepret kasus pembunuhan atau berbagai macam lainnya yang pasti dapat mengancam nyawa diri sendiri. Ketiga, persiapkan emosi. Persiapan ini penting untuk kebutuhan membidik objek. Jika emosi kita buruk maka hasil jepretan ikut jelek, sebaliknya saat emosi baik hasil potret foto menjadi bagus.

Pentingnya pengendalian emosi yang sangat mempengaruhi hasil foto, maka saat memotret kalian juga wajib memperhatikan perasaan grogi, menghilangkan rasa malu, takut saat berhadapan dengan subjek, dan selalu yakin dengan hasil jepretan untuk menghindari pembidikan berulang-ulang. Sebelum membidik subjek, pastikan menarik nafas hingga tenang agar potret foto tidak goyang. Setelah ahli dalam mengatur emosi, kemudian mulai berani bermain komposisi dari berbagai sudut dan nuansa warna.

Foto-Foto Fenomena Hasil Jepretan Fotografer Wartawan
Blog Kisah Tips

Foto-Foto Fenomena Hasil Jepretan Fotografer Wartawan

Seorang fotografer wartawan tidak lengkap dikatakan sebagai fotografer jika tidak memiliki hasil jepretan yang bisa dinikmati bagi semua orang. Jepretan-jepretan itu biasanya membawa pesan yang ingin disampaikan ke seluruh umat manusia. Pesan-pesan tersebut bisa tentang kemanusiaan, keadaan bumi, penindasan, kerusuhan, pembunuhan dan lain sebagainya. Berbagai macam potret fenomena memiliki makna dibaliknya dan bagi yang telah melihatnya bisa mengingat hingga bertahun-tahun.

Beberapa foto fenomena hasil jepretan fotografer wartawan dari potret kematian menyedihkan Omayra Sanchez hingga potret bencana gas Bhopal tahun 1984 salah satunya. Semua itu pasti akan teringan di benak semua orang yang melihatnya. Tidak berhenti disitu saja, masih ada kisah-kisah pilu di balik jepretan para fotografer wartawan, antara lain:

Foto dari jepretan Guzy Carol yang sengaja memotret kejadian dari pengungsi Kosovo untuk bisa berkumpul dengan keluarganya mereka rela meneroboskan seorang anak ke pagar berduri. Foto itu diambilnya saat sedang bertugas meliput di Albania terkait perbatasan dan pengungsian di Kosovo. Selanjutnya, foto begitu miris datang dari fotografer Carolyn Cole yang menamai hasil jepretannya War Underfoot.

Carolyn Cole War Underfoot

Saat itu dia sengaja menangkap kegiatan orang Liberia yang berjalan setiap hari di atas selongsong peluru kosong. Foto itu menyampaikan pesan tentang hiruk pikuk peperangan di Liberia hingga selongsong peluru memenuhi jalan yang artinya banyak pertumpahan darah disana akibat terjadinya baku tembak setiap saat. Ada pula potret dari fotografer wartawan Patrick Farrel yang menangkap gambar terkait korban badai tropis Hanna melanda kota Haiti di tahun 2008. Foto itu dihiasi latar belakang lingkungan yang porak poranda dan anak-anak menjadi tidak terawat. Kemudian foto yang diprotet dari tanah Israel oleh Oded Balilty. Pada saat itu sedang ada kegiatan evakuasi yang berujung pemberontakan hingga kekerasan. Seorang polisi Israel berani memukuli dan bersikap kasar kepada penduduknya saat sedang menjalankan tugas.

Terakhir potret fenomenal datang dari fotografer wartawan terkenal pula yang bernama Kevin Carter. Saat itu ia ditugaskan di Afrika untuk meliput berita kelaparan. Secara tidak sengaja ia menjepret seorang anak yang kelaparan dihampiri oleh burung pemangsa daging bangkai. Berkat fotonya ini ia meraih penghargaan Pulitzer, tetapi keberhasilannya tersebut menuaikan luka pilu hingga membuat Carter meninggal bunuh diri. Hal ini membuat agen sbobet di Indonesia turut berduka.

Mengenal Lebih Dekat Tugas Wartawan Foto
Blog Kisah Tips

Mengenal Lebih Dekat Tugas Wartawan Foto

Suatu pekerjaan yang tak biasa jika mendengar kata fotografi wartawan. Seperti yang telah banyak diketahui orang, wartawan bertugas untuk mencari berita atau informasi yang kemudian mengumpulkannya dan nantinya akan disampaikan kepada masyarakat. Untuk bisa tercapai hal tersebut tentunya fotografer wartawan mempunyai tugas yang sangat penting dalam penayangan berita yang tepat. Terdapat beberapa tugas dari fotografer wartawan sebagai berikut.

Mendapatkan foto mengenai momen tertentu
Salah satu tugas dari seorang fotografer wartawan adalah mendapatkan foto yang tepat serta menarik sebagai bahan untuk dijadikan sebuah berita yang tepat. Wartawan haruslah pintar dan mengetahui berbagai cara yang ada agar bisa mendapatkan foto yang tepat. Dengan menjalankan beberapa cara tersebut maka diharapkan wartawan bisa mendapatkan hasil foto yang bagus dan tepat sesuai dengan momen penting yang sedang terjadi. Dengan demikian maka berita yang disajikan akan berkualitas dengan hasil foto yang tepat dan berkualitas pula yang berisi momen terkini yang sedang terjadi.

Memilih foto tepat untuk disebarkan dari berbagai foto yang ada
Setelah wartawan berhasil mendapatkan beberapa foto dengan objek foto suatu kejadian pada suatu tempat maka langkah selajutnya yaitu memilih foto dari sekian banyak foto yang ada dengan objek foto yang sama. Pemilihan dilakukan tentu saja dengan tujuan agar dapat menghasilkan atau menyajikan foto dengan gambar yang jelas serta dengan tepat tentunya. Foto yang telah menjadi pilihan akan sangat mempengaruhi respon atasan atau editor karena juga akan berpengaruh pada berita yang akan disebarluaskan. Oleh karena itu, maka diharapkan foto yang dipilih merupakan foto yang tepat dengan segala bentuk kelebihan serta penjelasan yang tentunya disajikan secara detail.

Membuat penjelasan terkait foto yang telah dipilih
Tugas selanjutnya setelah foto berhasil dipilih dari berbagai foto lainnya yang ada dengan objek yang sama yaitu anda sebagai wartawan foto haruslah memberi penjelasan pada foto yang teah dipilih. Penjelasan harus dibuat sesuai dengan foto yang ada. Dengan hal ini maka orang akan tahu apa yang sebenarnya telah terjadi pada tempat tertentu. Jika foto yang telah didapatkan dibarengi atau ditambah dengan sedikit banyaknya penjelasan yang dibutuhkan maka hal ini tentu menjadi hal sangat penting. Oleh karena itu, tugas fotografer wartawan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan ataupun bermain poker online, namun juga bukan menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan, karena jika ditekuni dengan baik maka akan menghasilkan hal yang baik pula.

Dengan mengenal tugas dari suatu pekerjaan maka hal tersebut akan menjadi gambaran tentang pekerjaan terkait. Gambaran tersebut bisa dijadikan bahan pembanding untuk memilih menjadi fotografer wartawan ataupun lainnya yang juga sama-sama penting.

Wartawan Perang Yang Mendapatkan Foto Perang Dengan Penuh Perjuangan
Blog Kisah

Wartawan Perang Yang Mendapatkan Foto Perang Dengan Penuh Perjuangan

Foto menjadi salah satu hal sebagai bukti bahwa kita telah mengunjungi suatu tempat atau sebagai bukti atas telah terjadinya suatu kejadian tententu yang dapat dilihat oleh banyak orang yang menggambarkan suasana daerah tertentu. Sekarang ini dapat dengan mudah untuk mendapatkan foto yang terkadang tak hanya dalam jumlah yang sedikit dalam pengambilan foto terutama untuk mengabadikan momen tertentu.

Nah mengambil foto dengan momen tertentu pada umumnya bisa dlakukan oleh semua orang dengan alat yang dimiliki yang kini dapat dengan mudah dilakukan dengan hanya menggunakan ponsel maka anda bisa mendapatkan hasil foto yang bagus dalam berbagai gaya yang berbeda. Nah foto yang akan dibahas kali ini bukanlah foto pada umumnya dengan berbagai gaya foto yang dapat diatur, melainkan fotografi wartawan dengan teknik serta metode pengambilan foto yang berbeda.

Fotografer wartawan haruslah mengambil foto dengan tanpa mengatur objek yang akan difoto. Foto haruslah berupa objek yang tampil secara alamiah tanpa dimanipulasi, serta hasilnya berupa foto mengenai momen penting seperti ketika terjadinya bencana alam, adanya sidang pertemuan dalam bidang politik, serta momen lainnya yang nantinya akan dijadikan sebagia bahan berita yang dapat dibaca atau dliat oleh khalayak umum.

Salah satu manfaat dari adanya foto yaitu kita akan mengetahui suatu kejadian berdasarkan adanya foto kejadian tertentu tanpa harus melihat kejadian tersebut secara langsung. Hal ini berkaitan dengan suatu kejadian yang telah terjadi di masa lampau, misalnya peperangan atau bentuk perjuangan lain yang telah dilakukan oleh para pejuang dalam masanya untuk memperjuangkan suatu negara. Dengan adanya bukti foto yang dihasilkan oleh fotografer wartawan pada zamannya maka kini anda dapat mengetahui suasana atau gambaran dari masa lampau. Anda dapat mengetahui betapa kerasnya perjuangan yang telah dilakukan oleh para pejuang bangsa. Kisah dalam bentuk foto ini sangat dihargai oleh anggota yang mendaftarkan diri di agen judi bola.

Fotografer wartawan pun tentu tidak dengan mudah untuk hanya mendapatkan satu foto pada saat itu karena dalam keadaan yang sangat berbeda dengan sekarang, yaitu dalam suasana peperangan. Para wartawan tersebut harus mendapatkan foto kondisi pada saat itu dengan harus tetap memikirkan dirinya agar dapat mampu bertahan dan tidak menjadi korban. Dapat dibayangkan betapa sulitnya untuk mendapatkan foto tersebut. Nah contohnya yaitu ada beberapa fotografer sekaligus wartawan asal Vietnam yang bernama Doan Cong Tinh, Truong, dan Mai Nam yang berhasil mendapatkan beberapa foto perang Vietnam pada saat itu.

Medan perang atau kondisi tempat lain yang hampir sama termasuk dalam medan yang dapat dibayangkan mengerikan dan penuh dengan perjuangan antara hidup dan mati. Nah untuk bisa mendapatkan bukti dari suasana pada saat itu tentu haruslah dengan perjuangan yang besar.

Tips Mendapatkan Fotografi Wartawan Yang Tepat Dan Menarik
Blog Tips

Tips Mendapatkan Fotografi Wartawan Yang Tepat Dan Menarik

Foto menjadi salah satu yang dapat dijadikan sebagai hasil mengabadikan momen tertentu. Jika dilakukan pengumpulan berbagai informasi yang ada serta dilakukan pengolahan dengan benar maka termasuk dalam foto hasil dari fotografer wartawan yang didapatkan unttuk nantinya disebarluaskan kepada masyarakat luas sebagai bahan berita terkini. Berikut beberapa tips untuk mendapatkan fotografi foto yang tepat serta menarik.

Menuju tempat kejadian dengan tepat waktu
Hampir semua bidang pekerjaan haruslah dilakukan dengan cekatan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Hal ini berlaku pula pada fotografer wartawan atau wartawan foto yang harus cekatan dalam mencari informasi yaitu berupa foto yang harus didapatkan sesuai dengan momen yang penting yang sedang berlangsung. Jika tak tepat waktu dan segera menuju tempat kejadian, maka anda sebagai wartawan foto akan tertinggal dengan informasi yang ada dan tidak akan memotret sesuai dengan hal yang sedang terjadi karena bisa saja ketika telat sampai pada tempat tersebut acara sudah selesai atau kejadian yang sebelumnya sedang berlangsung telah usai. Namun pada kejadian seperti bencana, wartawan foto dapat terus menggali informasi untuk mendapatkan kondisi terkini dari lingkungan serta korban bencana.

Tak melewatkan momen apapun yang termasuk penting
Tentu wartawan foto tak boleh melewatkan momen yang penting dalam suatu kejadian. Jika tertinggal pada suatu momen penting maka tak akan bisa mendapatkan foto yang tepat dan menarik yang akan disajikan kepada khalayak umum sebagai suatu berita terkini. Dapat dibayangkan betapa pentingnya untuk tidak melewatkan momen tertentu terutama yang bersifat penting.

Memotret objek dengan tepat
Fotografi wartawan berbeda dengan fotografi lainnya misalnya saja fotografi sebuah pernikahan yang akan dilakukan pengaturan atau penataan gaya foto agar dapat menghasilkan foto yang bagus. Nah untuk fotografi wartawan, foto biasanya dapat berupa foto sidang tertentu, foto kejadian tertentu seperti bencana alam, serta lainnya. Anda haruslah mendapatkan foto dengan objek yang natural tanpa dilakukan pengaturan ataupun sejenisnya, karena jika sebelumnya telah dilakukan penataan dan hasilnya akan dilakukan pengeditan untuk mempercantik tampilan foto, maka hal tersebut bukanlah fotografi wartawan.

Sertakan penjelasan yang detail
Pada foto yang berhasil didapatkan haruslah mempunyai penjelasan yang tepat dan detail. Dengan hanya satu foto maka bisa mendapatkan berbagai kejadian yang diterangkan secara detail, seingga masyarakat akan lebih mengetahui dan memahaminya.

Untuk bisa mendapatkan fotografi wartawan yang tepat serta menarik haruslah dilakukan dengan cara tertentu karena fotografi wartawan berbeda dengan lainnya. Dengan adanya beberapa cara yang telah disebutkan maka hal tersebut semoga dapat bermanfaat untuk anda yang suka dengan pertandingan sepak bola atau judi onlineĀ http://citibetqq.com terutama bagi fotografer wartawan pemula yang baru saja menjajal pekerjaan tersebut.

Beberapa Kisah Tragis Para Pejuang Informasi Dengan Profesi Fotografer Wartawan
Blog Kisah Tips

Beberapa Kisah Tragis Para Pejuang Informasi Dengan Profesi Fotografer Wartawan

Profesi sebagai fotografer wartawan tidaklah mudah seperti orang awam bayangkan. Banyak tantangan yang sering dihadapi oleh para pekerja fotografer wartawan secara tak terduga. Setiap menjalani pekerjaan itu, mereka rela menaruhkan nyawanya demi sebuah informasi terbaru dan lengkap. Tak jarang beberapa cerita tragis yang dialami oleh sebagian fotografer wartawan saat terjun di lapangan berperang mencari nafkah maupun informasi. Para fotografer wartawan memotret keadaan objek berita dengan memiliki latar belakang alasan masing-masing. Ada yang memang menyukai dunia fotografer kemudian ingin mengabdi, ada yang mempunyai hobi fotografer sekaligus menjadikan hobi sebagai profesi untuk mencari nafkah, ada pula yang sengaja menjadi fotografer wartawan dalam rangka kemanusiaan.

Ken Oosterbroek

Penghasilan seorang fotografer wartawan memang tidak sebanding dengan nyawa yang dipertaruhkan. Akan tetapi, mereka yang berprofesi itu selalu tetap berusaha mencintai pekerjaan dibuktikan dengan cara menghasilkan jepretan-jepretan informasi jelas dan aktual. Dibalik kesenangan yang mereka berusaha tunjukkan, ada kisah-kisah pilu yang mereka hadapi. Contohnya seorang fotografer wartawan asal Afrika Selatan yang bekerja di The Star daerah Johannesburg pada saat itu meninggal akibat tertembak peluru nyasar di sebuah pertempuran kota Thokoza. Fotografer wartawan itu bernama Ken Oosterbroek kelahiran Johannesburg, Afrika Selatan dan meninggal di tahun 1994. Kronologis kematian Ken tepat saat sedang meliput kejadian pertempuran antara pendukung ANC dengan pasukan penjaga perdamaian PBB. Kemudian kisah tragis datang dari fotografer wartawan asal Columbia bernama Alba Nunez yang meninggal bukan saat bertugas melainkan memang sengaja dibunuh oleh seseorang di depan kantor tempat bekerjanya.

Selain itu ada fotografer wartawan Adam Ward asal Virginia, Amerika Serikat pada kala itu sedang meliput bersama rekan reporternya bernama Alison Parker tiba-tiba ditembaki oleh seorang mantan reporter WDBJ. Alasan yang melatar belakangi sang pembunuh membunuh kedua jurnalis tersebut masih belum jelas hingga sekarang. Terakhir, kisah tragis datang dari dunia jurnalis Indonesia bernama Fuad M Syafruddin yang pasti sebagian orang sudah sering mendengar nama ini. Dia meninggal akibat penganiayaan oleh orang tak dikenal depan rumah kontrakannya. Udin, panggilan akrab dari teman-temannya menjadi salah satu fotografer wartawan yang menjadi korban pembunuhan orang-orang tidak bertanggungjawab atas berita korupsi sering ia tumpas.

Suka Duka Menjadi Fotografer Wartawan
Blog Kisah

Suka Duka Menjadi Fotografer Wartawan

Bagi sebagian orang profesi fotografer merupakan pekerjaan yang kurang menjanjikan. Sebab, pekerjaan fotografer tidak menentu setiap hari ada job. Seorang fotografer akan bekerja ketika ada panggilan saja. Sehingga, penghasilan yang mereka dapatkan pun tidak tetap. Begitu pula dengan fotografer wartawan, mereka juga merasakan nasib yang sama terkait penghasilan tergantung dengan kapan datangnya pekerjaan.

Tetapi, tidak semua fotografer wartawan itu berpenghasilan tidak tetap semua tergantung pada status dari masing-masing individu. Jika seorang fotografer wartawan tersebut dikontrak tetap oleh sebuah perusahaan komunikasi baik pertelevisian, majalah, koran atau bahkan statusnya diakui sebagai pegawai tetap. Maka, mereka yang berprofesi seperti itu akan mendapatkan penghasilan tetap juga dan lebih mencukupi kebutuhan sehari-hari. Berbeda dengan fotografer wartawan masih berstatus lepas atau freelance, mereka hanya mendapatkan pendapatan pas-pasan sesuai banyaknya panggilan dan pekerjaan yang dikerjakan.

Seseorang yang bersedia mengambil resiko ini hanya segelintir orang yang memang benar-benar menyukai aktifitas bermain kamera. Terkadang pekerjaan sebagai fotografer wartawan berangkat dari hobi kemudian karena terlalu mencintainya dialihkan menjadi profesi. Tidak semua orang pintar dalam memegang kamera dan menghasilkan potret yang cantik. Menjadi fotografer wartawan perlu memiliki modal keahlian lihai mengambil gambar, kesabaran dan mental yang kuat.

Sebab, saat mengambil gambar dimanapun lokasinya belum tahu bagaimana kondisi yang akan dihadapi. Saat mengambil gambar perlu kesabaran dalam membidik gambar yang tepat hingga menghasilkan gambar bagus. Seorang fotografer wartawan tanpa memiliki basic sebagai fotografer, dia hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga akibat gambar yang diambil tidak sesuai dengan tema atau kebutuhan berita.

Ketika menjadi fotografer wartawan juga beresiko merasakan penindasan atau pelecehan dari objek-objek yang diprotetnya bahkan nyawa mereka pun bisa terancam. Contohnya, seorang fotografer wartawan yang sedang meliput dan mengambil gambar di lokasi kejadian demonstrasi guna mendapatkan berita terkini. Mereka rela mendekat hingga merasakan hiruk pikuknya demonstrasi yang terkadang ada serangan kekerasan pula. Pelecehan/penindasan dialami oleh para fotografer bisa didapatkan dari petinggi sebuah negara yang tersandung kasus korupsi kemudian tidak suka diekspos dan fotografer wartawan terkena pukulan atau kata-kata kasar.