Wartawan Foto Diharapkan Menggunakan Kamera yang Tepat Dan Sesuai Kebutuhan

Wartawan Foto Diharapkan Menggunakan Kamera yang Tepat Dan Sesuai Kebutuhan

Wartawan Foto Diharapkan Menggunakan Kamera yang Tepat Dan Sesuai Kebutuhan

Sebagai fotografer wartawan diharapkan untuk menggunakan kamera yang tepat dan sesuai kebutuhan, apabila di era serba digital seperti ini. Pada zaman dulu, fotografer hanya memakai kamera jadulyang berfungsisebagaiflash magnesium, yang otomatis menyita waktu lumayan lama ketika memproses hasil gambar. Beda jauh dengan sekarang ini, kamera DSLR menjelma menjadi pilihan utama bagi kebanyakan fotografer, terkhusus lagi dalam dunia jurnalisme. Kamera DSLR sangat cocok sekali untuk di gunakan bersama lensa wide angle serta lensa standar lainnya. Sebenarnya ada begitu banyak pilihan kamera DSLR pada saat ini yang telah beredar di pasaran guna memenuhi kebutuhan secara spesifikasi begitu di inginkan oleh semua fotografer wartawan.

Terkait hal utama yang memang wajib di perhatikan oleh sosok fotografer di dunia jurnalis sekarang ini dengan membeli kamera, tidak mempermasalahkan tipe serta desainnya, tetapi melainkan lebih memudahkan si pengguna ketika mengoperasikan kamera itu. Fotografer wartawan juga harus memahami soal efisiensi pada pengaturan kamera yang sedang di gunakan, jadi sekarang ada banyak kesalahan muncul secara tiba-tiba, walau kamera masih tetap dapat membaca dengan otomatis terkait pengaturan yang telah ada. Jadi inti sebenarnya, mengharuskan seorang fotografer tersebut harus bisa mengetahui banyak-banyak momen terbaik guna mengambil gambar, yang kemudian bisa memberi dirinya hasil terbaik pada waktu itu.

Keterangan pada foto hasil dari fotografer wartawan diusahakan dengan menulis caption atau keterangan pada sebuah foto yang juga seperti kegiatan dengan mengandung unsur seni. Berikut ini ada beberapa tips dari yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan suatu caption yang tepat pada foto seorang jurnalis:
– Diusahakan untuk tetap fokus pada ide utama di sebuah foto yang sudah di ambil, dan diharapkan gunakan kalimat pendek buat mewakili semua informasi yang akananda bagikan.
– Anda juga bisa menambahkan beberapa detail yang ada, contoh seperti: figur serta faktapada gambar, dimana gambar tersebut di ambil dan waktu pengambilan, ditambahkan keterangan mengapa hal itu bisa terjadi.
– Selanjutnya memeriksa kesalahan apabila ada tata bahasa atau pengejaan yang sebenarnya menjadi poin penting.Anda juga harus tetap terlibat pada keterangan tersebut.

Wartawan Foto Diharapkan Menggunakan Kamera yang Tepat Dan Sesuai Kebutuhan

Fotografer yang bertugas mengerjakan berita mempunyai banyak kriteria untuk bisa maksimal menyelesaikan segala tugas yang diberikan oleh pihak perusahaan atau kantornya, secara garis harus siap dalam keadaan dan situasi apapun.

Demikian pembahasan dari artikel kami kali ini yang digaris besarkanmembahas definisi serta bagian-bagian penting dari fotografi jurnalis, semoga informasi dari kosoof.com diatas bisa bermanfaat serta memberi anda banyak informasi yang benar dan tepat. Menyangkut info fotografi lainnya, anda bisa mencari artikel-artikel sesuai dengan kebutuhan yang anda cari.

Tips Menjadi Photography Wartawan yang Baik
Blog Kisah Tips

Tips Menjadi Photography Wartawan yang Baik

Tips Menjadi Photography Wartawan yang Baik – Sebenarnya seorang foto jurnalistik berbeda dengan sebuah bidang fotografi lainnya karena terdapat beberapa syarat yang memang harus dipenuhi untuk bisa memfoto dan menjadi seorang foto jurnalistik. Jadi untuk menjadi seorang fotografer wartawan yang baik anda pun harus mengetahui elemen-elemen yang terpenting yang ada di dalamnya.

Dalam bidang foto jurnalistik terdapat beberapa metode yaitu yang mungkin lebih disingkat dengan EDFAT (entire, details, frame, angle, time). Berikut ini penjelasan dari metode tersebut yaitu :
Entire yang memiliki arti keseluruhan, di mana untuk mengambil gambarnya yaitu secara keseluruhan mulai dari lingkungan sampai dengan manusianya. Karena dengan cara ini sebenarnya seorang fotografer jurnalistik bisa dikenal secara baik karena hasil foto tersebut bisa dikenalkan kepada para pembacanya mulai dari subjek foto dan lingkungannya.

Details yang artinya perincian, metode ini mengajarkan bagi para fotografer jurnalistik untuk bisa bergerak dengan maju untuk mendekati fotonya yang akan menjadi objek untuk bisa melihat secara detail, mengajak subjek tersebut untuk berinteraksi memperhatikan rambut mata dan sampai yang dipakainya. Jadi anda bisa mengambil sebuah visual yang sangat kuat untukssebuah ciri khusus dari subjek dan harus bisa mengatur komposisi yang lebih bagus.

Frame yang artinya bingkai, Dalam metode ini mengajarkan untuk bisa mengatur melalui sebuah viewfinder komposisi dengan kondisi yang enak dilihat yaitu dengan memperhatikan sebuah elemen yang ada di sekeliling objek melalui sebuah background ataupun foreground.
Angle yang artinya sudut pengambilan, di mana dalam metode ini anda harus bisa mengatur sudut pengambilan di berbagai sudut bisa dimulai dari bagian atas bawah, dekat ataupun jauh, samping kanan ataupun kiri dari subjek.

Time yang artinya waktu, di mana dalam metode ini anda harus bisa mengambil kesempatan dengan cepat dan jangan pernah menunda waktu karena peristiwa yang sudah terjadi kemungkinan besar tidak bisa terulang kembali atau pun nantinya kesempatan yang sudah anda dapatkan dimiliki oleh orang lain. Menurut dalam bahasa fotografi cara tersebut lebih disebut dengan moment in time.

Jika anda ingin belajar untuk menjadi foto jurnalis sebaiknya anda bisa belajar dari seorang yang sudah memiliki pengalaman di fotografer jurnalis ini seperti contohnya Damir Sagolj ini merupakan salah seorang fotografer Reuters yang memiliki hobi memotret dari sejak kecil dan selain hobi memotretnya, dia juga mempunyai hobi bermain permainan judi poker online di agen. Dia selalu meluangkan waktunya untuk bermain permainan poker yang dia gemari dan dari permainan poker tersebut dia mendapatkan banyak wawasan yang bisa menambah inspirasinya dalam memotret. Sekarang dia berdomisili di Bangkok.

Seorang foto jurnalistik sebenarnya memiliki jangkauan yang sangat luas di mana nantinya bisa menguasai seluruh fase intelektual yang ada pada kehidupan kita dan bisa membawa sebuah pengaruh yang besar di mana pemikiran dan pembentukan dari pendapat seorang publik. Jadi tips diatas bisa anda gunakan jika anda ingin memulai sebagai fotografer wartawan yang baik agar hasil foto yang anda dapatkan pun bisa terlihat baik.

Dasar yang Harus Dimiliki Seorang Foto Jurnalistik
Blog Tips

Dasar yang Harus Dimiliki Seorang Foto Jurnalistik

Dasar yang Harus Dimiliki Seorang Foto Jurnalistik – Sebuah bentuk komunikasi massa yang saat ini paling universal yaitu sebuah foto dari jurnalistik. Di mana dalam hal menulis dan berbicara membutuhkan sebuah pengetahuan mengenai bahasa tertentu, namun pada gambar visualnya yang ada di dalam sebenarnya memiliki banyak hal yang harus dipahami oleh siapapun. Sebuah cerita yang memang digambarkan dari ekspresi wajah gerakan postur tubuh emosi dan komposisi cahaya dan bayangan sebenarnya suatu cara yang sama seperti kata-kata.

Jika anda ingin menjadi seorang profesi foto jurnalistik anda pun harus memiliki dasar-dasar yang memang harus dimiliki oleh seorang profesional di bidang jurnalistik. Di mana anda harus bisa mempraktekkan mengetahui apa saja yang diperlukan untuk bisa menciptakan sebuah gambar yang nantinya akan terlihat di dalam berita ataupun anda harus bisa membuat sebuah keputusan yang baik untuk bisa menambahkan sebuah pemburuan foto jurnalistik pada kehidupan fotografi anda. Berikut ini beberapa dasar-dasarnya yang bisa anda ketahui jika ingin menjadi seorang profesional dari bidang foto jurnalistik yaitu :
Tingkat yang paling dasar dari profesi ini adalah anda harus bisa mengetahui definisi dari foto jurnalistik ini di mana nantinya anda akan bercerita dengan sebuah foto. Namun cerita itu pun harus bisa mengikuti peraturan yang ada pada jurnalistik. Semua yang nantinya akan diceritakan harus jujur adil seimbang dan tidak ada memihak siapapun. Untuk seorang foto jurnalis nantinya akan mengambil banyak bentuk, tetapi secara umum anda akan mendapatkannya di Surat Kabar, Stasiun Berita, situs IDN Poker, Majalah dan Media lainnya.

Sebagai seorang staf fotografer yaitu seorang yang memang bekerja untuk publikasi tertentu misalnya seperti mengambil sebuah gambar yang nantinya akan dipublikasikan ke umum. Itulah pekerjaan penuh atau paruh waktu dari seorang pekerja foto jurnalis. Sebenarnya saat ini sudah banyak sekali fotografer freelance yang bekerja untuk memotret banyaknya publikasi yang nantinya akan bekerja di dalam sebuah organisasi yang membutuhkan mereka. Biasanya seorang freelancer juga sudah memiliki daftar klien pada tempat mereka bekerja.

Setelah anda sudah memahami dasar yang harus dimiliki oleh seorang fotografer wartawan bisa terus mencari sebuah pengalaman agar nantinya anda benar-benar bisa bergerak di bidang foto jurnalistik.

Apakah Wartawan Foto Juga Seorang Fotografer?
Uncategorized

Apakah Wartawan Foto Juga Seorang Fotografer?

Terlihat menarik sekali apabila diteliti secara lebih dalam makna akan kutipan kalimat “wartawan foto pasti tentu fotografer serta fotografer belum pasti wartawan foto”. Sosok photojournalist merupakan seorang photographer yang mempunyai dedikasi diri untuk bergabung ke sebuah perusahaan atau lembaga media massa cetak atau suatu biro foto buat berkarya pada satu hal terkait fotografi, tepatnya adalah photo news atau foto berita.

Memang agar bisa jadi seorang fotografer wartawan perlu dibutuhkan banyak sekali hal agar dapat menghasilkan suatu karya foto yang bisa berbicara terkait sebuah peristiwa atau kejadian. Khususnya untuk seorang fotografer wartawan menyangkut teknis fotografi sebaiknya sudah diluar kepala, mengingat untuk hasil foto berita perlu adanya kejelian, kecepatan sekaligus mental pada waktu narasumber serta banyak faktor lainnya pada lokasi tertentu. Perlu digunakan naluri dan insting yang sudah terasah serta cermat pada saat melihat suatu objek di sebuah kejadian dengan berbagai resiko.

Jadi fotografer wartawan di era digital seperti ini bisa dikatakan cepat serta praktis. Terkait kinerja juga terlihat sangat praktis, karena foto berita dapat langsung dikirim ke pihak editor foto pada waktu cepat dan singkat hanya butuh koneksi internet saja. Beda jauh dengan era terdahulu, karena apabila memperoleh penugasan atau assisgnment meliput ke luar kota yang sifat kejadiannya seperti kerusuhan di suatu kota. Peralatan yang perlu disiapkan sangat banyak yaitu satu kamera SLR sekaligus lensa, selain itu dibutuhkan berpuluh-puluh roll dan puluhan pack baterai yang telah jadi satu paket di perjalanannya.

Belum lagi ketika masuk pesawat, sang wartawan foto mesti berdialog bersama crew atau awak pesawat yang berfungsi agar setiap pagi mereka bisa mengantarkan terlebih dulu semua roll fim buat dititipkan terhadap awak maskapai agar bisa dibawa pulang menuju Jakarta. Tentu pihak Departemen Dok. Foto di perusahaan mereka bekerja telah menunggu roll-roll film itu di bandara.

Salah satu tradisi yang sering mereka lakukan ketika mau berangkat ke lokasi yang berada di luar daerah, mereka selalu duduk sendiri dan meluangkan waktu untuk bisa membaca segala referensi dari banyak aspek terkait daerah atau lokasi yang bakal di datangi. Hal seperti ini begitu berguna kalau tiba di daerah liputan tersebut.

Menyangkut apakah seorang yang mempunyai profesi menjadi fotografer tidak dapat menghasilkan karya foto berita seperti wartawan foto? Sebenarnya relatif saja, karena tidak jarang ada foto mempunyai kandungan nilai berita sangat tinggi meskipun dijepret oleh fotografer yang amatir. Terpenting adalah, dari setiap foto yang diambil bisa menjelaskan atau memberitahu banyak orang tentang kejadian suatu peristiwa. Semoga sedikit penjelasan diatas memberikan sedikit pengetahuan buat semuanya.

Ada Banyak Cara Memperoleh Inspirasi Foto Jurnalis Wartawan
Blog Kisah

Ada Banyak Cara Memperoleh Inspirasi Foto Jurnalis Wartawan

Banyak cara untuk bisa mendapatkan foto jurnalis yang unik dan juga menginspirasi banyak orang. Tetapi tugas utama fotografer terlihat seperti hanya mengambil dan memotret suatu gambar yang mungkin kelihatan sangat sederhana sertatelah menjadi kebiasaan setiap hari, walau sebenarnya ada banyak sekali tugas selanjutnya yang tentu menjadi ôPRö sosok fotografer wartawan. Mengingat kalau koran tidak hanya membutuhkan sebuah kumpulan gambar dari suatu peristiwa atau keadaan saja, namun gambar tersebut harus bisa menginspirasi dan ada keunikan tersendiri di dalamnya. Sosok wartawan foto diwajibkan harus memiliki ôinstingö terkait apa dari tujuan gambar yang akan di ambilnya itu, entah itu lingkungan sekitar bahkan orang-orang sekeliling sekalipun.

Beda dengan apabila fotografer biasa yang hanya memiliki kemampuan standar, seperti fotografer pada umumnya, yang cuma keluar ruangan kemudian memotret sebuah pemandangan, tentu hal ini sungguh sangat di sayangkan sekali. Karena fotografer wartawan dipaksa mesti siap sedia dalam keadaan dan situasi apapun, tapi hasil foto yang diambil tetap harus bisa bercerita tentang kejadian yang sedang mereka temui ketika berada di lapangan atau tugas yang sudah diberikan.

Di zaman era serba digital seperti ini, telah banyak sekali fotografer dari yang bermunculan, hanya saja kebanyakan dari mereka muncul sebagai fotografer pada umumnya. Pengalaman atau pengetahuan yang mereka miliki seakan belum siap untuk terjun dalam keadaan yang sulit atau situasi apapun.
Selanjutnya menyangkut informasi dari latar belakang pada suatu foto di dunia jurnalis atau wartawan. Seorang fotografer wartawansangat diharapkanselalu bisa menjalin komunikasi bersama para pers yang relevan dan bisa juga mencari referensi yang berasal dari berbagai buku-buku, sekaligus memiliki beberapa informasi terkait latar belakang yang sehubungan foto jurnalis yang bakal dirinya buat.

Misal ternyata ia belum bisa menemukan subjek guna kepentingan foto, alangkah lebih baiknya sang fotografer tesebutuntuk mengecek media gambar yang sudah di simpannya, kalau ternyata masih belum menemukan suatu gambar yang tepat, sebaiknya baru mencari di buku atau majalah apa saja yang berasaldari internet.
Jangan lupa selalu mempersiapkan peralatan yang memadai atau istilahnya selalu menyiapkan senjata perang mereka, agar bila disuatu waktu tidak terduga ada bahan atau materi yang bisa diambil langsung bisa mengambilnya tanpa ada hambatan apapun. Diusahakan peralatan seperti ini selalu siap sedia dalam keadaan ready, mengingat fotografer jurnalis harus siap sedia dalam keadaan apa saja.

Dalam dunia jurnalis apalagi fotografer seperti ini harus siap segalanya, mulai dari mental dan pikiran yang dipaksa untuk selalu berpikir bisa mengeluarkan ide-ide baru atau gagasan-gagasan baru ketika akan mengeluarkan sebuah berita.

Mengerti Kualitas Dan Pengalaman Fotografer Di Dunia Jurnalis
Blog

Mengerti Kualitas Dan Pengalaman Fotografer Di Dunia Jurnalis

Harusnya kualitasseorang dari fotografer wartawan dilihat dari patokan sosok fotografer di dunia jurnalis yang paling baru, harusnya diusahakan untuk mempunyaisebanyak empat kualitas utama, dibawah ini penjelasannya:

• Pertama, harusnya seorang fotografer wartawandapat lebih paham tentang dunia jurnalis. Karena pengalaman atau pengetahuan yang mereka miliki bisa menambah kualitas atau hasil dari foto yang dihasilkan, tentu harga yang diberikan untuk foto tersebut bakal lebih mahal atau naik. Popularitas dari sang fotografer juga bakal terpengaruh, tentu sangat mempengaruhi jenjang karirnya.

• Kedua, diharuskan atau diwajibkan agar dia lebih pandai dan cerdas untuk berimajinasi, terutama saat mereka sedang melakukan tugasnya sebagai wartawan foto.

• Ketiga, dia harus mempunyai keahlian menyangkut segala teknik fotografi. Teknik disini sangat fatal apabila tidak dikuasai dengan sungguh-sungguh, karena juga akan mempengaruhi untuk hasil foto yang dihasilkan nanti.

• Keempat, dirinya diharus memiliki segala bentuk atau wujud tenggang rasa yang sangat tinggi kepada semua orang yang ada disekitarnya, kalau menurut pandangan para ahli lain, elemen seperti berikutnya yang memang tak terpisahkan dari dunia fotografi terutama jurnalis yaitu kreativitas yang sama sekali tidak terbatas. Terkait kontak batin, rasa individualisme, serta cara dalam menyusun karya, dan tentu kecintaannya kepada dunia media sekaligus subjek dalam karya tersebut.

Banyak persiapan yang perlu disiapkan pada waktu momen terpenting buat melakukan pemotretan. Karena menyiapkan foto hasil fotografer wartawan yang terbaik sebenarnya bukanlah pekerjaan yang gampang, seperti hanya banyakbayangan orang. Ternyata seorang wartawan berita diharuskan bisa meliput pada suatu kejadian serta kemudian mengolahnya menjadi lebih jauh lagi, dan lalu kemudian menulisnya kembali dalam bentuk berita.

Pasti dalam fotografi dunia jurnalis mengharuskan seorang fotografer berada di sisi lain yang mampu untuk menyiapkan dirinya pada sebuah momen serta pergerakan yang sangat krusial. Caranya dengan menempatkan kameranya di titik yang tepat kemudian menekan tombol guna memotret pada waktu yang tepat. Apabilasosok fotografer jurnalis begitu saja melewatkan suatu momen terbaik, seakan dirinyakehilangan hasil terbaik secara keseluruhan, mengingagt kalau momen tersebut bakal sulit untuk balik lagi di waktu-waktu yang akan datang. Fotografer dunia jurnalis tidak dapat untuk menekan tombol “klik” agar bisa kembali.

Fotografi jurnalis mempunyai keahlian tersendiri apabila dibandingkan dengan fotografi biasa. Karena mereka harus bisa mengambil momen-momen yang tepat dan pada waktu yang tepat pula. Ditambah fotografi jurnalis harus siap pada keadaan peristiwa atau kejadian apa saja, sesuai penugasan yang diberikan kepada mereka.Penjelasan diatas semoga menambah anda pengetahuan terkait kualitas sang fotografer yang perlu untuk kalian nilai.

Belajar Memahami Definisi Fotografi Wartawan Terkait Jurnalistik
Blog Tips

Belajar Memahami Definisi Fotografi Wartawan Terkait Jurnalistik

Belajar memahami menyangkut definisi fotografi jurnalistik. Tentu awalnya ketika mendengar kata jurnalistik, kebanyakan yang terlintas di pikiran kita hampir semua seputar dunia wartawan atau pers, berita, media, dan banyak lagi. Kesempatankali ini artikel akan memberi kalian semua info terkait definisi fotografi jurnalistiktermasuk fotografer wartawan dengan lebih jelas. Pasti pada penasarankan?

Pengertian sedikit tentang fotografer wartawan apabila diartikan dengan penggabungan kata, wartawan merupakansuatu media berdasarkan kata, kalau untuk fotografi yaitu media yang berdasar dalam sekumpulan gambar. Kalau dua kata tersebut di gabungkan, maka fotografi jurnalis seperti halnya kombinasi antara dua konsep medium verbal serta visual pada komunikasi. Ada beberapa ahli berusaha untuk membandingkan fotografer wartawan ke dalam sebuah konsep oriental di satu kesatuan, contoh misal makna dari suatu Filosofi China kuno dan melegenda “Yin dan Yang” adalah: dua elemen yang kemungkinan tak terpisahkan sertatetap jadi gabungan atau padu satu sama lain.

Ada beberapa jenis fotografi yang diusungnya karena ada aspek-aspek berbeda pada fotografi biasa. Fotografi di dunia wartawanmemiliki kandunganseperti unsur berita terbaru, politik, kecelakaan, kejadian seputar terorisme, soalketidakadilan sosial dan masih banyak lagi yang lainnya.
Selanjutnya akan sedikit dijelaskantentang beberapa jenis-jenis fotografi wartawan foto:

– Pertama, foto wartawan karangan yang meliputi foto segala kegiatan Human Interest, contoh seperti film, pameran seni, teknologi, berita terkait bisnis, ilmu pengetahuan, dan banyak yang lainnya. Semua aspek tersebut jadi suatu kegiatan atau pekerjaan yang kreatif buat para fotografer, karena mereka seakan bisa menggunakan teknik fotografi yang jauh lebih menyentuh buat terhubung langsung akan penyimak foto hasil karya milik mereka.

– Kedua, foto wartawan tentang olahraga, merupakan suatu jenis yang paling menarik, karena di dalamnya sang fotografer bisa melihat banyak sekali kejadian mulai dari kalah dan menang di sebuah pertandingan. Foto wartawan dalam olahraga meliputi banyak sekali jenisnya mulai liga,ketika melaksanakan pertandingan, dan segala jenis laga olahraga yang bakal di tawarkan pada suatu event tersebut.

– Ketiga, tentang lingkungan dengan cara memotret inti dari keseluruhan sebuah subjeknya. Pada aspek satu ini sebaiknya kita mengambil gambar langsung dari inti berita, contoh seperti: sosok para tentara pekerja konstruksi dan lain sebagainya. Untuk jenis dari fotografi ini sendiri lebih natural sekaligus mudah untuk dapat dimengerti mengenai semua permasalahan yang telah ada pada gambar.

Sedikit penjelasan tentang dunia fotografi terutama di dunia jurnalis, semoga menambah wawasan atau pengetahuan kalian semua yang membacanya. Dan bisa memperoleh dapat pelajaran serta manfaat di artikel tersebut.

Langkah-Langkah Menjadi Fotografer Wartawan Profesional
Blog Tips

Langkah-Langkah Menjadi Fotografer Wartawan Profesional

Dunia jurnalistik tidak terlepas dari jasa seorang fotografer wartawan. Mereka yang berprofesi sebagai fotografer wartawan selalu dibutuhkan saat proses peliputan. Jasa seorang fotografer wartawan memang tarifnya tidak sebanding dengan seorang wartawan ataupun jurnalistik sang pembuat berita/artikel. Namun, jasa fotografer wartawan sangat besar di dunia pers. Tanpa ada fotografer wartawan potret kejadian secara nyata tidak akan bisa ditampilkan. Sebuah berita pasti membutuhkan bukti nyata baik berupa fisik maupun lisan dari saksi mata. Kebutuhan bukti dari ucapan saksi mata masih belum cukup, sehingga sebuah gambar itulah yang menjadi bukti nyata bahwa berita tersebut benar adanya.

Menjadi seorang fotografer wartawan tidak semudah kelihatannya. Pekerjaan ini memang mudah terlihat diluar, tetapi tidak semua orang langsung bisa menguasainya. Kebanyakan fotografer wartawan menggunakan kamera DSLR dan menganggapnya seperti pasangan. Hingga membuat mereka selalu membawa kameranya saat bepergian kemanapun bahkan sebuah kamera menjadi barang berharga melebihi diri sendiri. Kebanyakan orang menganggap jika seorang fotografer wartawan sama halnya dengan fotografi umum. Sebenarnya diantara kedua memang memiliki kesamaan yakni sama-sama mengendalikan kamera dan menargetkan suatu subjek guna menghasilkan foto. Akan tetapi, fotografi umum tujuannya untuk kesenian/memiliki nilai artistik serta subjek yang dituju berupa gambaran unik hingga cantik. Sedangkan fotografer wartawan menghasilkan foto yang dikonsumsi oleh khalayak umum guna mengetahui informasi terbaru. Seorang fotografer wartawan menghasilkan foto berupa fenomena lingkungan hingga kejadian – kejadian tragis tentang kehidupan baik bencana alam, pertikaian, kemiskinan, gosip dan lain sebagainya. Karena perbedaan itulah pelajaran terkait antara menjadi fotografer wartawan dengan fotografi umum juga berbeda.

Untuk menjadi seorang fotografer wartawan, hal ini beberapa langkah yang wajib diperhatikan, yakni sebelum menjalankan pekerjaan fotografer wartawan, anda perlu memahami metode EDFAT di dunia foto pers atau singkatannya Entire, Details, Frame, Angle, Time. Entire merupakan salah satu metode mengambil gambar secara keseluruhan di suatu lingkungan dari latar belakang pemandangan hingga manusia. Metode entire berguna untuk menyampaikan pesan dari sang fotografer kepada pembaca berita. Details sebuah metode yang merincikan suatu subjek foto dengan cara pendekatan oleh sang fotografer wartawan agar bisa teridentifikasi gambar secara jelas kemudian dapat diatur komposisi sesuai pesan yang ingin disampaikan kepada Kemudian frame digunakan untuk memainkan komposisi gambar agar terlihat lebih nyata dan menarik yang disesuaikan dengan background atau foreground. Sedangkan, metode yang mengatur berbagai sudut pengambilan gambar dari kanan, kiri, atas, bawah, dekat, jauh dinamakan angle.

Terakhir, time sangat penting dalam pengambilan gambar bagi setiap fotografer wartawan sebab objek yang diambil terkadang bergantung dengan moment. Jika fotografer wartawan tidak memanfaatkan waktu dengan baik, maka mereka akan kehilangan peristiwa yang ingin dipotretnya. Suatu peristiwa tidak terjadi dua kali, sehingga pada saat-saat inilah fotografer wartawan harus memanfaatkan moment sebaik-baiknya. Selain metode-metode tersebut, fotografer wartawan juga wajib berantisipasi, meneliti, memprioritaskan keadaan, sering berlatih, mudah bergaul dengan lingkungan baik alam maupun manusia, dan tak terlihat saat mengambil foto. Ketika menjadi fotografer wartawan sangat penting saat di lokasi kejadian liputan sering-sering memotret lingkungan walaupun tidak ada momen. Antisipasi ini akan berguna juka apabila tidak sengaja merekam moment in time. Meneliti tempat tujuan liputan sebelum bertugas juga dibutuhkan agar bisa mengenal dan memahami spot-spot untuk menghasilkan angle foto bagus. Beberapa tips itu sangat penting dipahami di luar kepala agar menghasilkan jepretan berita yang profesional

Kriteria Perusahaan Pers Mencari Fotografer Wartawan
Blog

Kriteria Perusahaan Pers Mencari Fotografer Wartawan

Sebuah perusahaan pers ternama tidak sembarangan dalam menyeleksi pegawainya di bidang fotografi berita. Walaupun bagi sebagian orang pekerjaan ini sering dipandang sebelah mata. Tapi bagi sebuah perusahaan pers ternama pekerjaan fotografer wartawan memiliki peran penting dalam pembuatan berita. Fotografer wartawan masih dihargai oleh perusahaan-perusahaan pers, sehingga masih mendapatkan kontrak kerja tetap. Sebuah foto dalam berita tidak sekedar sebagai pelengkap saja, namun kehadiran foto di dalam berita menyiratkan sebuah makna bahkan bisa menjelaskan kepada pembaca tentang kejadian sesungguhnya/bukti fisik nyata dari berita tersebut. Sebuah teks dalam berita akan terasa membosankan dengan penambahan gambar membuat suasana berita lebih akurat secara unsur visual. Dunia fotografi pun telah merambat ke dunia pendidikan, hal ini dibuktikan bahwa fotografi menjadi mata kuliah di salah satu universitas khusus pers/media. Bagi dunia jurnalistik, seseorang perlu mempunyai kriteria dasar agar bisa dipastikan layak sebagai fotografer wartawan haruslah memperhatikan beberapa syarat dalam menghasilkan foto yang mendukung sajian berita atau menarik simpati masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi berita dengan cara: pertama, menyajikan berita terhangat. Seorang fotografer wartawan harus rajin mencari moment-moment di lingkungan sekitar untuk memperoleh berita terhangat. Saat sedang ditugaskan meliput di suatu lokasi kejadian sang fotografer wartawan tidak boleh lengah dan wajib selalu standby mengamati keadaan. Maka, fotografer wartawan akan mendapatkan hasil foto aktual dan terbaru sesuai dengan konten berita yang selalu diupdate.

Kedua, foto yang akan diterbitkan harus faktual. Seorang fotografer wartawan terjun langsung meliput kejadian gunanya mendapatkan hasil foto aktual bukan berdasarkan buatan photoshop. Jika itu nekat dilakukan akan menyebabkan pelanggaran kode etik jurnalistik dan tidak layak terbit. Ketiga, foto yang dihasilkan oleh fotografer wartawan menyiratkan sebuah makna dan informatif. Foto tersebut diperkaya dengan komposisi poin-poin gambar yang sesuai dengan teks berita bukan sembarang gambar asal jepret. Foto yang mewakili berita harus diperhatikan latar belakang, subjek utama hingga objek pendukung. Keempat, seorang fotografer wartawan memiliki misi setiap melakukan bidikan pada sebuah subjek. Sehingga, foto itupun juga memiliki misi agar pesan yang disampaikan dapat diterima oleh masyarakat dari berbagai karakter jika perlu berhasil membuka perasaan dan pikiran pengkonsumsi berita dalam memaknai pesannya. Kelima, fotografer wartawan dapat dikatakan benar-benar profesional apabila sanggup mencapai posisi di mana sebuah potret fotonya berhasil dikenang sepanjang masa oleh masyarakat. Tidak berhenti disitu saja, foto yang dihasilkan seorang fotografer wartawan mampu dibahas publik baik dikomentari hingga sekedar dikagumi saja. Foto-foto itulah yang biasanya berhasil memenangkan ajang bergengsi jurnalistik internasional.

Kriteria Perusahaan Pers Mencari Fotografer WartawanKeenam, fotografer wartawan lebih menekankan model foto yang atraktif. Maksudnya ialah foto tersebut mencakup berbagai unsur dari luapan emosi, kejelasan suasana, gerakan, mimik gambar yang membuat orang lain langsung menangkap point of interest. Saat membidik gambar juga mengingat kebutuhan berita dan tidak melupakan titik subjek yang dapat langsung mencerminkan/ menggambarkan beritanya. Point of interest sendiri dimaknai dengan fokus utama yang ditentukan oleh titik subjek gambar yang menceritakan inti dari suatu foto. Jadi, apabila anda masih berminat sebagai seorang fotografer wartawan. Anda perlu mempelajari cara-cara menjadi seorang fotografer atau jika perlu selalulah berlatih dan mengikuti kursus fotografer. Bahkan fotografi pun memiliki teknik yang berbeda-beda sesuai dengan bidangnya baik fotografi seni, fotografi ilmiah, fotografi jurnalistik dan fotografi komersil. Dan juga difikirkan lebih matang lagi terkait keputusan mengambil profesi sebagai fotografer jurnalistik.

Yang Harus Diperhatikan Ketika Menjadi Fotografer Wartawan Pemula
Blog Tips

Yang Harus Diperhatikan Ketika Menjadi Fotografer Wartawan Pemula

Untuk menjadi seorang fotografer wartawan terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan terutama untuk anda sebagai pemula. Beberapa hal ini cukup penting untuk diketahui, berikut informasinya.

– Hindari rasa gerogi
Nah dalam berbagai pekerjaan yang baru saja akan dijalankan dan digeluti pasti akan memunculkan rasa gerogi dan khawatir dengan segala sesuatu yang mungkin saja bisa terjadi nantinya. Hal tersebut bisa dikatakan wajar untuk pemula yang baru saja bergabung dengan pekerjaan baru dengan tim yang baru pula. Anda harus bisa mengitrol dan menghindari gerogi yang bisa saja muncul sewaktu-waktu, karena dapat merusak segalanya terkait dengan pekerjaan anda terutama sebagai fotografer wartawan. Mengapa tidak? Jika anda merasa gerogi maka anda tak bisa berpikir yang lebih baik dan pikiran akan menjadi kacau sehingga anda tak bisa fokus dalam menjalankan pekerjaan anda. Bisa dibayangkan pekerjaan anda akan berantakan dengan hanya gerogi yang muncul. Untuk itu, perlu hindarilah gerogi tersebut dan jika muncul maka anda harus bisa mengontrolnya.

– Menyiapkan mental yang kuat
Ketika dihadapkan pada lingkungan yang baru maka anda diharapkan harus menyiapkan mental yang kuat akan tahan banting dengan segala kejadian yang bisa saja terjadi dalam sebuah pekerjaan, seperti fotografer wartawan. Terkadang bisa saja terjadi suatu komplain oleh atasan dengan hasil foto yang tidak maksimal dengan penjelasan yang tak maksimal pula, maka anda harus mempunyai mental yang kuat agar tetap bertahan dan harus dapat meningkatkan kualitas dalam pekerjaan sebagai fotografer wartawan dengan memperbaiki suatu kesalahan yang pernah dilakukan.

– Pantang Menyerah
Pantang menyerah berarti anda harus bertahan dan terus berjuang dalam karyanya sebagai wartawan foto. Anda harus tetap bertahan dan pantang menyerah setelah mengalami hal yang kurang mengenakkan misalnya mendapat komplain. Jangan dengan mudah terkalahkan oleh suatu keadaan misalnya dengan hanya satu kesalahan atau masalah yang sebenarnya bisa diperbaiki.

Yang Harus Diperhatikan Ketika Menjadi Fotografer Wartawan Pemula– Memotet kejadian tertentu yang termasuk momen penting
Memotret kejadian atau momen penting menjadi poin yang harus diperhatikan. Para pemain haruslah mampu memotret atau mengabadikan momen penting disaat yang tepat sehingga akan menghasilkan foto yang tepat dengan penjelasan yang tepat pula.

– Mempunyai sifat yang mau belajar dengan kesalahan yang telah diperbuat
Nah salah satu hal yang harus diperhatikan selanjutnya yaitu anda sebagai pemula dalam karirnya sebagai fotografer wartawan harus mempunyai sifat yang mau belajar dari pengalaman berupa kesalahan yang pernah dibuat, sehingga akan dapat memperbaiki hasil sebelumnya.

Dengan mengetahui beberapa hal yang harus diperhatikan terutama sebagai fotografer wartawan pemula maka diharapkan anda dapat menjadi fotografer wartawan yang berkualitas dengna hasil yang memuaskan dan tepat.

Mengenal Profesi Fotografer Wartawan Lebih Dalam
Blog Kisah Tips

Mengenal Profesi Fotografer Wartawan Lebih Dalam

Fotografi pada dasarnya bukan kegiatan yang bisa dianggap sebagai pekerjaan. Tetapi, karena banyaknya aktifitas yang membutuhkan jasa seorang fotografer. Maka fotografi bisa dijadikan sebagai pekerjaan bagi sebagian orang yang memang menyukai dunia ini. Fotografi awalnya hanya sebagai hobi sekedar pemuas/penyenang hati. Seiring berjalannya waktu perkembangan teknologi semakin maju, sehingga banyak masyarakat yang membutuhkan seorang fotografer dari bidang jurnalistik, dunia seni hingga usaha-usaha kecil penyedia jasa foto. Fotografer sendiri merupakan sebutan bagi seorang yang melakukan pekerjaan sebagai juru foto. Lalu seorang fotografer dibedakan menjadi tiga yakni fotografer jurnalis, fotografer seni, dan fotografer umum.

Diantara ketiganya memiliki tujuan dan maksud yang berbeda saat memutuskan memilih sebagai seorang fotografer. Ketiga fotografer tersebut juga bekerja untuk keperluan yang berbeda-beda lagi. Seorang fotografer pers bisa bekerja diberbagai perusahaan media massa baik pertelevisian, majalah, koran dan digital. Fotografer seni bisa bekerja untuk dirinya sendiri ataupun grup. Biasanya mereka membuka tempat kursus atau membuat perkumpulan sesama penyuka fotografi kemudian hasil jepretannya dipajang di sebuah pameran dan dijual kepada seseorang yang tertarik. Sedangkan, fotografer umum tergolong ke dalam fotografer lepas yang bekerja di tempat-tempat wisata menawarkan jasa foto atau membuka usaha-usaha kecil membuka studio foto guna pernikahan, wisuda, pembuatan foto identitas.

Dunia fotografi hadir sejak tahun 1800-an, saat itu pula teknologi foto dari kamera jadul mulai eksis dipergunakan oleh masyarakat. Namun, tidak semua orang memiliki kamera per individu hanya beberapa orang yang mampu membelinya. Terkadang orang-orang membeli kamera hanya sekedar hobi atau keperluan mencari nafkah. Saat-saat itulah perkembangan fotografi naik pamor dan semakin dibutuhkan di dunia industri bisnis. Bahkan, setelah bebasnya pers di berbagai negara membuat fotografi semakin laris sebagai alat visualisasi ide. Dengan menunjukkan sebuah potret gambar tertentu juga mampu menyampaikan gagasan sesuai dari isi foto tersebut. Jika gambar berisi manusia maka akan dicerminkan melalui ekspresi. Apabila gambar berisi lingkungan atau alam ditunjukkan dari keadaan suasana pada saat itu.

Seorang fotografer wartawan pun tidak hanya sekedar memotret-motret lingkungan yang mereka lihat saja. Melainkan, mereka terlebih dahulu harus bisa membaca lingkungan dan keadaan sekitar baru dipotret dengan nuansa yang bisa menyampaikan pesan. Tugas seorang fotografer wartawan tidak bisa disamakan dengan wartawan/jurnalis. Pekerjaan mereka jelas berbeda, sebab fotografer wartawan memiliki tugas utama memfoto suatu kejadian yang bisa dijadikan sebuah berita atau mencari bukti dari berita telah ada. Tugas menulis dan membuat berita sudah diserahkan ke pihak wartawan/jurnalis. Sayangnya perkembangan teknologi telah merubah aturan kejurnalisan yang menyebabkan setiap jurnalis wajib memiliki kemampuan bermain kamera.

Padahal mengambil sebuah gambar tidak bisa sembarangan, tetapi sebagian perusahaan pers menerapkan aturan penyatuan profesi bahwa seorang wartawan yang mangkal harus bisa menulis sekaligus memotret moment. Terlebih lagi para wartawan itu hanya bermodalkan handphone atau kamera digital kecil yang kualitas gambarnya sudah diakui rendah. Untungnya tidak semua perusahaan pers menerapkan aturan tersebut, masih ada beberapa lainnya yang menyadari kualitas gambar mempengaruhi pesan potret akan disampaikan. Penggandaan profesi oleh sebagian perusahaan-perusahaan pers ditujukan untuk penekanan anggaran penghasilan bagi pegawainya. Karena setiap perusahaan pers berdiri memang tujuannya mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. Bahkan aturan penggandaan bagi seorang wartawan ikut diatur dalam Undang-Undang pasal 1 ayat 1 nomor 40 tahun 1999 tentang pers ialah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, data dan grafik.

Acara-Acara Penghargaan Bergengsi Bagi Fotografer Wartawan
Uncategorized

Acara-Acara Penghargaan Bergengsi Bagi Fotografer Wartawan

Setiap orang pasti bangga dengan dirinya sendiri jika telah memenangkan sebuah pertandingan atau mendapatkan penghargaan. Sebagian menganggap belum lengkap tujuan bekerja jika tidak mendapatkan sebuah penghargaan. Tetapi, ada pula orang selalu merasa ikhlas dengan berbagai pekerjaan yang dikerjakannya tanpa mendapatkan imbalan. Bahkan mereka rela bekerja dengan bayaran kecil. Hal itu juga ada di dunia jurnalistik bagi para profesi fotografer wartawan.

Kenginan orang bergantung dari karakter mereka masing-masing dari yang rendah hati hingga ambisius. Orang-orang ambisius inilah yang selalu merasa kurang puas dengan apa didapatnya. Terkadang mereka yang mendapatkan penghasilan tertinggi dibandingkan rekan kerja lainnya, kemudian merasa kurang puas sebelum mendapatkan penghargaan atas pekerjaan yang dilakukannya.

Beberapa acara penghargaan bergengsi bagi fotografer wartawan dari berbagai negara, diantaranya: pertama, FFK atau singkatan dari Festival Fotografi Kompas yang diselenggarakan oleh pihak Kompas. Acara ini selalu memberikan berbagai penghargaan dari beberapa kategori nominasi. Selain itu, pada saat acaranya diselingi dengan pameran penampilan hasil jepretan-jepretan para fotografer wartawan, salah satu anggota dari bandar bola sangat menghargai acara tersebut.

Kedua, penghargaan diberikan untuk fotografer wartawan saat acara China International Photo Press yang diselenggarakan oleh negara Cina. Acara penghargaan ini salah satu acara yang sering ditunggu-tunggu oleh fotografer wartawan dari berbagai negara. Sebab, acara ini di tahun 2014 telah memasukkan 30.000 peserta fotografer wartawan dari 60 negara masuk dalam nominasi penghargaan.

Ketiga, acara penghargaan bergengsi dunia bagi para fotografer wartawan ialah ajang Pulitzer yang diselenggarakan di kota New York dan digelar oleh Anadolu Agency. Ajang ini termasuk gelaran terbesar di dunia dan sangat merasa terhomatnya bagi fotografer wartawan jika mendapatkan penghargaan dari Pulitzer. Keempat, acara penghargaan fotografer wartawan diselenggarakan oleh Aqua dengan nama Anugerah Jurnalistik Aqua. Acara ini diselenggarakan oleh negara Indonesia dan nominasi pesertanya dipenuhi oleh warga Indonesia pula.

Acara-acara tersebut diadakan bukan untuk membuat perbedaan antar fotografer wartawan baik mana yang berhasil membidik potret terbagus. Atau acara ini diselenggarakan bukan sebagai ajang pamer setelah mendapatkan penghargaan. Melainkan sebuah perhelatan besar bagi fotografer wartawan diselenggarakan untuk mengenang kerja keras mereka dan menghargainya dengan memberikan penghargaan tersebut.

Beberapa Hal Yang Wajib Dipersiapkan Menjadi Fotografer Wartawan
Blog Tips

Beberapa Hal Yang Wajib Dipersiapkan Menjadi Fotografer Wartawan

Menjadi seorang fotografer wartawan merupakan pekerjaan susah-susah mudah. Mudahnya 50% susahnya 50% tergantung bagaimana kita menjalani dan menghadapinya. Menjadi seorang fotografer wartawan tidak harus mempunyai basic lihai saat memotret objek. Semua pekerjaan memang membutuhkan proses dari yang tidak bisa menjadi bisa bahkan dapat dikatakan handal. Keindahan sebuah jepretan tidak bisa dinilai seberapa jauh mereka berkecimpung ke dalam dunia tersebut. Melainkan, bagaimana seseorang menjalani pekerjaannya dengan ikhlas dan selalu mau belajar dari kesalahan. Bukan orang yang selalu merasa puas terlebih dahulu dengan hasil jepretannya.

Ketika menjadi seorang fotografer wartawan hal yang harus diperhatikan: pertama-tama berlatih memotret berbagai objek. Awal-awal tidak perlu langsung memakai kamera LDR, bisa menggunakan kamera digital biasa atau bahkan kamera hp. Dan semua keadaan lingkungan sekitar bisa menjadi objek memotret. Kedua, mental juga tak lepas dari persiapan diri seperti saat bermain poker online. Sebab, saat menjadi seorang fotografer wartawan kita tidak tahu bahaya yang akan dihadapi kedepannya. Mental harus selalu kuat untuk penjagaan diri dari berbagai macam bahaya. Sebagai fotografer wartawan terkadang nyawa menjadi taruhan.

Bahkan mereka jika perlu memliki teknik pertahanan diri, karena yang mereka selamatkan bukan diri sendiri saja tapi hasil jepretan juga. Hasil jepretan itu bisa menjadi bukti nyata jika ketika meliput secara tidak sengaja atau sengaja memperoleh berita terkini, contohnya bukti kasus korupsi saat terjadi transaksi oleh sang pelaku, secara tidak sengaja menjepret kasus pembunuhan atau berbagai macam lainnya yang pasti dapat mengancam nyawa diri sendiri. Ketiga, persiapkan emosi. Persiapan ini penting untuk kebutuhan membidik objek. Jika emosi kita buruk maka hasil jepretan ikut jelek, sebaliknya saat emosi baik hasil potret foto menjadi bagus.

Pentingnya pengendalian emosi yang sangat mempengaruhi hasil foto, maka saat memotret kalian juga wajib memperhatikan perasaan grogi, menghilangkan rasa malu, takut saat berhadapan dengan subjek, dan selalu yakin dengan hasil jepretan untuk menghindari pembidikan berulang-ulang. Sebelum membidik subjek, pastikan menarik nafas hingga tenang agar potret foto tidak goyang. Setelah ahli dalam mengatur emosi, kemudian mulai berani bermain komposisi dari berbagai sudut dan nuansa warna.

Foto-Foto Fenomena Hasil Jepretan Fotografer Wartawan
Blog Kisah Tips

Foto-Foto Fenomena Hasil Jepretan Fotografer Wartawan

Seorang fotografer wartawan tidak lengkap dikatakan sebagai fotografer jika tidak memiliki hasil jepretan yang bisa dinikmati bagi semua orang. Jepretan-jepretan itu biasanya membawa pesan yang ingin disampaikan ke seluruh umat manusia. Pesan-pesan tersebut bisa tentang kemanusiaan, keadaan bumi, penindasan, kerusuhan, pembunuhan dan lain sebagainya. Berbagai macam potret fenomena memiliki makna dibaliknya dan bagi yang telah melihatnya bisa mengingat hingga bertahun-tahun.

Beberapa foto fenomena hasil jepretan fotografer wartawan dari potret kematian menyedihkan Omayra Sanchez hingga potret bencana gas Bhopal tahun 1984 salah satunya. Semua itu pasti akan teringan di benak semua orang yang melihatnya. Tidak berhenti disitu saja, masih ada kisah-kisah pilu di balik jepretan para fotografer wartawan, antara lain:

Foto dari jepretan Guzy Carol yang sengaja memotret kejadian dari pengungsi Kosovo untuk bisa berkumpul dengan keluarganya mereka rela meneroboskan seorang anak ke pagar berduri. Foto itu diambilnya saat sedang bertugas meliput di Albania terkait perbatasan dan pengungsian di Kosovo. Selanjutnya, foto begitu miris datang dari fotografer Carolyn Cole yang menamai hasil jepretannya War Underfoot.

Carolyn Cole War Underfoot

Saat itu dia sengaja menangkap kegiatan orang Liberia yang berjalan setiap hari di atas selongsong peluru kosong. Foto itu menyampaikan pesan tentang hiruk pikuk peperangan di Liberia hingga selongsong peluru memenuhi jalan yang artinya banyak pertumpahan darah disana akibat terjadinya baku tembak setiap saat. Ada pula potret dari fotografer wartawan Patrick Farrel yang menangkap gambar terkait korban badai tropis Hanna melanda kota Haiti di tahun 2008. Foto itu dihiasi latar belakang lingkungan yang porak poranda dan anak-anak menjadi tidak terawat. Kemudian foto yang diprotet dari tanah Israel oleh Oded Balilty. Pada saat itu sedang ada kegiatan evakuasi yang berujung pemberontakan hingga kekerasan. Seorang polisi Israel berani memukuli dan bersikap kasar kepada penduduknya saat sedang menjalankan tugas.

Terakhir potret fenomenal datang dari fotografer wartawan terkenal pula yang bernama Kevin Carter. Saat itu ia ditugaskan di Afrika untuk meliput berita kelaparan. Secara tidak sengaja ia menjepret seorang anak yang kelaparan dihampiri oleh burung pemangsa daging bangkai. Berkat fotonya ini ia meraih penghargaan Pulitzer, tetapi keberhasilannya tersebut menuaikan luka pilu hingga membuat Carter meninggal bunuh diri. Hal ini membuat di Indonesia turut berduka.

Mengenal Lebih Dekat Tugas Wartawan Foto
Blog Kisah Tips

Mengenal Lebih Dekat Tugas Wartawan Foto

Suatu pekerjaan yang tak biasa jika mendengar kata fotografi wartawan. Seperti yang telah banyak diketahui orang, wartawan bertugas untuk mencari berita atau informasi yang kemudian mengumpulkannya dan nantinya akan disampaikan kepada masyarakat. Untuk bisa tercapai hal tersebut tentunya fotografer wartawan mempunyai tugas yang sangat penting dalam penayangan berita yang tepat. Terdapat beberapa tugas dari fotografer wartawan sebagai berikut.

Mendapatkan foto mengenai momen tertentu
Salah satu tugas dari seorang fotografer wartawan adalah mendapatkan foto yang tepat serta menarik sebagai bahan untuk dijadikan sebuah berita yang tepat. Wartawan haruslah pintar dan mengetahui berbagai cara yang ada agar bisa mendapatkan foto yang tepat. Dengan menjalankan beberapa cara tersebut maka diharapkan wartawan bisa mendapatkan hasil foto yang bagus dan tepat sesuai dengan momen penting yang sedang terjadi. Dengan demikian maka berita yang disajikan akan berkualitas dengan hasil foto yang tepat dan berkualitas pula yang berisi momen terkini yang sedang terjadi.

Memilih foto tepat untuk disebarkan dari berbagai foto yang ada
Setelah wartawan berhasil mendapatkan beberapa foto dengan objek foto suatu kejadian pada suatu tempat maka langkah selajutnya yaitu memilih foto dari sekian banyak foto yang ada dengan objek foto yang sama. Pemilihan dilakukan tentu saja dengan tujuan agar dapat menghasilkan atau menyajikan foto dengan gambar yang jelas serta dengan tepat tentunya. Foto yang telah menjadi pilihan akan sangat mempengaruhi respon atasan atau editor karena juga akan berpengaruh pada berita yang akan disebarluaskan. Oleh karena itu, maka diharapkan foto yang dipilih merupakan foto yang tepat dengan segala bentuk kelebihan serta penjelasan yang tentunya disajikan secara detail.

Membuat penjelasan terkait foto yang telah dipilih
Tugas selanjutnya setelah foto berhasil dipilih dari berbagai foto lainnya yang ada dengan objek yang sama yaitu anda sebagai wartawan foto haruslah memberi penjelasan pada foto yang teah dipilih. Penjelasan harus dibuat sesuai dengan foto yang ada. Dengan hal ini maka orang akan tahu apa yang sebenarnya telah terjadi pada tempat tertentu. Jika foto yang telah didapatkan dibarengi atau ditambah dengan sedikit banyaknya penjelasan yang dibutuhkan maka hal ini tentu menjadi hal sangat penting. Oleh karena itu, tugas fotografer wartawan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan ataupun bermain, namun juga bukan menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan, karena jika ditekuni dengan baik maka akan menghasilkan hal yang baik pula.

Dengan mengenal tugas dari suatu pekerjaan maka hal tersebut akan menjadi gambaran tentang pekerjaan terkait. Gambaran tersebut bisa dijadikan bahan pembanding untuk memilih menjadi fotografer wartawan ataupun lainnya yang juga sama-sama penting.

Wartawan Perang Yang Mendapatkan Foto Perang Dengan Penuh Perjuangan
Blog Kisah

Wartawan Perang Yang Mendapatkan Foto Perang Dengan Penuh Perjuangan

Foto menjadi salah satu hal sebagai bukti bahwa kita telah mengunjungi suatu tempat atau sebagai bukti atas telah terjadinya suatu kejadian tententu yang dapat dilihat oleh banyak orang yang menggambarkan suasana daerah tertentu. Sekarang ini dapat dengan mudah untuk mendapatkan foto yang terkadang tak hanya dalam jumlah yang sedikit dalam pengambilan foto terutama untuk mengabadikan momen tertentu.

Nah mengambil foto dengan momen tertentu pada umumnya bisa dlakukan oleh semua orang dengan alat yang dimiliki yang kini dapat dengan mudah dilakukan dengan hanya menggunakan ponsel maka anda bisa mendapatkan hasil foto yang bagus dalam berbagai gaya yang berbeda. Nah foto yang akan dibahas kali ini bukanlah foto pada umumnya dengan berbagai gaya foto yang dapat diatur, melainkan fotografi wartawan dengan teknik serta metode pengambilan foto yang berbeda.

Fotografer wartawan haruslah mengambil foto dengan tanpa mengatur objek yang akan difoto. Foto haruslah berupa objek yang tampil secara alamiah tanpa dimanipulasi, serta hasilnya berupa foto mengenai momen penting seperti ketika terjadinya bencana alam, adanya sidang pertemuan dalam bidang politik, serta momen lainnya yang nantinya akan dijadikan sebagia bahan berita yang dapat dibaca atau dliat oleh khalayak umum.

Salah satu manfaat dari adanya foto yaitu kita akan mengetahui suatu kejadian berdasarkan adanya foto kejadian tertentu tanpa harus melihat kejadian tersebut secara langsung. Hal ini berkaitan dengan suatu kejadian yang telah terjadi di masa lampau, misalnya peperangan atau bentuk perjuangan lain yang telah dilakukan oleh para pejuang dalam masanya untuk memperjuangkan suatu negara. Dengan adanya bukti foto yang dihasilkan oleh fotografer wartawan pada zamannya maka kini anda dapat mengetahui suasana atau gambaran dari masa lampau. Anda dapat mengetahui betapa kerasnya perjuangan yang telah dilakukan oleh para pejuang bangsa. Kisah dalam bentuk foto ini sangat dihargai oleh anggota yang mendaftarkan diri.

Fotografer wartawan pun tentu tidak dengan mudah untuk hanya mendapatkan satu foto pada saat itu karena dalam keadaan yang sangat berbeda dengan sekarang, yaitu dalam suasana peperangan. Para wartawan tersebut harus mendapatkan foto kondisi pada saat itu dengan harus tetap memikirkan dirinya agar dapat mampu bertahan dan tidak menjadi korban. Dapat dibayangkan betapa sulitnya untuk mendapatkan foto tersebut. Nah contohnya yaitu ada beberapa fotografer sekaligus wartawan asal Vietnam yang bernama Doan Cong Tinh, Truong, dan Mai Nam yang berhasil mendapatkan beberapa foto perang Vietnam pada saat itu.

Medan perang atau kondisi tempat lain yang hampir sama termasuk dalam medan yang dapat dibayangkan mengerikan dan penuh dengan perjuangan antara hidup dan mati. Nah untuk bisa mendapatkan bukti dari suasana pada saat itu tentu haruslah dengan perjuangan yang besar.

Tips Mendapatkan Fotografi Wartawan Yang Tepat Dan Menarik
Blog Tips

Tips Mendapatkan Fotografi Wartawan Yang Tepat Dan Menarik

Foto menjadi salah satu yang dapat dijadikan sebagai hasil mengabadikan momen tertentu. Jika dilakukan pengumpulan berbagai informasi yang ada serta dilakukan pengolahan dengan benar maka termasuk dalam foto hasil dari fotografer wartawan yang didapatkan unttuk nantinya disebarluaskan kepada masyarakat luas sebagai bahan berita terkini. Berikut beberapa tips untuk mendapatkan fotografi foto yang tepat serta menarik.

Menuju tempat kejadian dengan tepat waktu
Hampir semua bidang pekerjaan haruslah dilakukan dengan cekatan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Hal ini berlaku pula pada fotografer wartawan atau wartawan foto yang harus cekatan dalam mencari informasi yaitu berupa foto yang harus didapatkan sesuai dengan momen yang penting yang sedang berlangsung. Jika tak tepat waktu dan segera menuju tempat kejadian, maka anda sebagai wartawan foto akan tertinggal dengan informasi yang ada dan tidak akan memotret sesuai dengan hal yang sedang terjadi karena bisa saja ketika telat sampai pada tempat tersebut acara sudah selesai atau kejadian yang sebelumnya sedang berlangsung telah usai. Namun pada kejadian seperti bencana, wartawan foto dapat terus menggali informasi untuk mendapatkan kondisi terkini dari lingkungan serta korban bencana.

Tak melewatkan momen apapun yang termasuk penting
Tentu wartawan foto tak boleh melewatkan momen yang penting dalam suatu kejadian. Jika tertinggal pada suatu momen penting maka tak akan bisa mendapatkan foto yang tepat dan menarik yang akan disajikan kepada khalayak umum sebagai suatu berita terkini. Dapat dibayangkan betapa pentingnya untuk tidak melewatkan momen tertentu terutama yang bersifat penting.

Memotret objek dengan tepat
Fotografi wartawan berbeda dengan fotografi lainnya misalnya saja fotografi sebuah pernikahan yang akan dilakukan pengaturan atau penataan gaya foto agar dapat menghasilkan foto yang bagus. Nah untuk fotografi wartawan, foto biasanya dapat berupa foto sidang tertentu, foto kejadian tertentu seperti bencana alam, serta lainnya. Anda haruslah mendapatkan foto dengan objek yang natural tanpa dilakukan pengaturan ataupun sejenisnya, karena jika sebelumnya telah dilakukan penataan dan hasilnya akan dilakukan pengeditan untuk mempercantik tampilan foto, maka hal tersebut bukanlah fotografi wartawan.

Sertakan penjelasan yang detail
Pada foto yang berhasil didapatkan haruslah mempunyai penjelasan yang tepat dan detail. Dengan hanya satu foto maka bisa mendapatkan berbagai kejadian yang diterangkan secara detail, seingga masyarakat akan lebih mengetahui dan memahaminya.

Untuk bisa mendapatkan fotografi wartawan yang tepat serta menarik haruslah dilakukan dengan cara tertentu karena fotografi wartawan berbeda dengan lainnya. Dengan adanya beberapa cara yang telah disebutkan maka hal tersebut semoga dapat bermanfaat untuk anda yang suka dengan pertandingan sepak bola atau judi online terutama bagi fotografer wartawan pemula yang baru saja menjajal pekerjaan tersebut.

Beberapa Kisah Tragis Para Pejuang Informasi Dengan Profesi Fotografer Wartawan
Blog Kisah Tips

Beberapa Kisah Tragis Para Pejuang Informasi Dengan Profesi Fotografer Wartawan

Profesi sebagai fotografer wartawan tidaklah mudah seperti orang awam bayangkan. Banyak tantangan yang sering dihadapi oleh para pekerja fotografer wartawan secara tak terduga. Setiap menjalani pekerjaan itu, mereka rela menaruhkan nyawanya demi sebuah informasi terbaru dan lengkap. Tak jarang beberapa cerita tragis yang dialami oleh sebagian fotografer wartawan saat terjun di lapangan berperang mencari nafkah maupun informasi. Para fotografer wartawan memotret keadaan objek berita dengan memiliki latar belakang alasan masing-masing. Ada yang memang menyukai dunia fotografer kemudian ingin mengabdi, ada yang mempunyai hobi fotografer sekaligus menjadikan hobi sebagai profesi untuk mencari nafkah, ada pula yang sengaja menjadi fotografer wartawan dalam rangka kemanusiaan.

Ken Oosterbroek

Penghasilan seorang fotografer wartawan memang tidak sebanding dengan nyawa yang dipertaruhkan. Akan tetapi, mereka yang berprofesi itu selalu tetap berusaha mencintai pekerjaan dibuktikan dengan cara menghasilkan jepretan-jepretan informasi jelas dan aktual. Dibalik kesenangan yang mereka berusaha tunjukkan, ada kisah-kisah pilu yang mereka hadapi. Contohnya seorang fotografer wartawan asal Afrika Selatan yang bekerja di The Star daerah Johannesburg pada saat itu meninggal akibat tertembak peluru nyasar di sebuah pertempuran kota Thokoza. Fotografer wartawan itu bernama Ken Oosterbroek kelahiran Johannesburg, Afrika Selatan dan meninggal di tahun 1994. Kronologis kematian Ken tepat saat sedang meliput kejadian pertempuran antara pendukung ANC dengan pasukan penjaga perdamaian PBB. Kemudian kisah tragis datang dari fotografer wartawan asal Columbia bernama Alba Nunez yang meninggal bukan saat bertugas melainkan memang sengaja dibunuh oleh seseorang di depan kantor tempat bekerjanya.

Selain itu ada fotografer wartawan Adam Ward asal Virginia, Amerika Serikat pada kala itu sedang meliput bersama rekan reporternya bernama Alison Parker tiba-tiba ditembaki oleh seorang mantan reporter WDBJ. Alasan yang melatar belakangi sang pembunuh membunuh kedua jurnalis tersebut masih belum jelas hingga sekarang. Terakhir, kisah tragis datang dari dunia jurnalis Indonesia bernama Fuad M Syafruddin yang pasti sebagian orang sudah sering mendengar nama ini. Dia meninggal akibat penganiayaan oleh orang tak dikenal depan rumah kontrakannya. Udin, panggilan akrab dari teman-temannya menjadi salah satu fotografer wartawan yang menjadi korban pembunuhan orang-orang tidak bertanggungjawab atas berita korupsi sering ia tumpas.

Suka Duka Menjadi Fotografer Wartawan
Blog Kisah

Suka Duka Menjadi Fotografer Wartawan

Bagi sebagian orang profesi fotografer merupakan pekerjaan yang kurang menjanjikan. Sebab, pekerjaan fotografer tidak menentu setiap hari ada job. Seorang fotografer akan bekerja ketika ada panggilan saja. Sehingga, penghasilan yang mereka dapatkan pun tidak tetap. Begitu pula dengan fotografer wartawan, mereka juga merasakan nasib yang sama terkait penghasilan tergantung dengan kapan datangnya pekerjaan.

Tetapi, tidak semua fotografer wartawan itu berpenghasilan tidak tetap semua tergantung pada status dari masing-masing individu. Jika seorang fotografer wartawan tersebut dikontrak tetap oleh sebuah perusahaan komunikasi baik pertelevisian, majalah, koran atau bahkan statusnya diakui sebagai pegawai tetap. Maka, mereka yang berprofesi seperti itu akan mendapatkan penghasilan tetap juga dan lebih mencukupi kebutuhan sehari-hari. Berbeda dengan fotografer wartawan masih berstatus lepas atau freelance, mereka hanya mendapatkan pendapatan pas-pasan sesuai banyaknya panggilan dan pekerjaan yang dikerjakan.

Seseorang yang bersedia mengambil resiko ini hanya segelintir orang yang memang benar-benar menyukai aktifitas bermain kamera. Terkadang pekerjaan sebagai fotografer wartawan berangkat dari hobi kemudian karena terlalu mencintainya dialihkan menjadi profesi. Tidak semua orang pintar dalam memegang kamera dan menghasilkan potret yang cantik. Menjadi fotografer wartawan perlu memiliki modal keahlian lihai mengambil gambar, kesabaran dan mental yang kuat.

Sebab, saat mengambil gambar dimanapun lokasinya belum tahu bagaimana kondisi yang akan dihadapi. Saat mengambil gambar perlu kesabaran dalam membidik gambar yang tepat hingga menghasilkan gambar bagus. Seorang fotografer wartawan tanpa memiliki basic sebagai fotografer, dia hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga akibat gambar yang diambil tidak sesuai dengan tema atau kebutuhan berita.

Ketika menjadi fotografer wartawan juga beresiko merasakan penindasan atau pelecehan dari objek-objek yang diprotetnya bahkan nyawa mereka pun bisa terancam. Contohnya, seorang fotografer wartawan yang sedang meliput dan mengambil gambar di lokasi kejadian demonstrasi guna mendapatkan berita terkini. Mereka rela mendekat hingga merasakan hiruk pikuknya demonstrasi yang terkadang ada serangan kekerasan pula. Pelecehan/penindasan dialami oleh para fotografer bisa didapatkan dari petinggi sebuah negara yang tersandung kasus korupsi kemudian tidak suka diekspos dan fotografer wartawan terkena pukulan atau kata-kata kasar.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Follow by Email
Instagram