Foto-Foto Fenomena Hasil Jepretan Fotografer Wartawan

Foto-Foto Fenomena Hasil Jepretan Fotografer Wartawan

Posted on by admin

Seorang fotografer wartawan tidak lengkap dikatakan sebagai fotografer jika tidak memiliki hasil jepretan yang bisa dinikmati bagi semua orang. Jepretan-jepretan itu biasanya membawa pesan yang ingin disampaikan ke seluruh umat manusia. Pesan-pesan tersebut bisa tentang kemanusiaan, keadaan bumi, penindasan, kerusuhan, pembunuhan dan lain sebagainya. Berbagai macam potret fenomena memiliki makna dibaliknya dan bagi yang telah melihatnya bisa mengingat hingga bertahun-tahun.

Beberapa foto fenomena hasil jepretan fotografer wartawan dari potret kematian menyedihkan Omayra Sanchez hingga potret bencana gas Bhopal tahun 1984 salah satunya. Semua itu pasti akan teringan di benak semua orang yang melihatnya. Tidak berhenti disitu saja, masih ada kisah-kisah pilu di balik jepretan para fotografer wartawan, antara lain:

Foto dari jepretan Guzy Carol yang sengaja memotret kejadian dari pengungsi Kosovo untuk bisa berkumpul dengan keluarganya mereka rela meneroboskan seorang anak ke pagar berduri. Foto itu diambilnya saat sedang bertugas meliput di Albania terkait perbatasan dan pengungsian di Kosovo. Selanjutnya, foto begitu miris datang dari fotografer Carolyn Cole yang menamai hasil jepretannya War Underfoot.

Carolyn Cole War Underfoot

Saat itu dia sengaja menangkap kegiatan orang Liberia yang berjalan setiap hari di atas selongsong peluru kosong. Foto itu menyampaikan pesan tentang hiruk pikuk peperangan di Liberia hingga selongsong peluru memenuhi jalan yang artinya banyak pertumpahan darah disana akibat terjadinya baku tembak setiap saat. Ada pula potret dari fotografer wartawan Patrick Farrel yang menangkap gambar terkait korban badai tropis Hanna melanda kota Haiti di tahun 2008. Foto itu dihiasi latar belakang lingkungan yang porak poranda dan anak-anak menjadi tidak terawat. Kemudian foto yang diprotet dari tanah Israel oleh Oded Balilty. Pada saat itu sedang ada kegiatan evakuasi yang berujung pemberontakan hingga kekerasan. Seorang polisi Israel berani memukuli dan bersikap kasar kepada penduduknya saat sedang menjalankan tugas.

Terakhir potret fenomenal datang dari fotografer wartawan terkenal pula yang bernama Kevin Carter. Saat itu ia ditugaskan di Afrika untuk meliput berita kelaparan. Secara tidak sengaja ia menjepret seorang anak yang kelaparan dihampiri oleh burung pemangsa daging bangkai. Berkat fotonya ini ia meraih penghargaan Pulitzer, tetapi keberhasilannya tersebut menuaikan luka pilu hingga membuat Carter meninggal bunuh diri. Hal ini membuat agen sbobet di Indonesia turut berduka.

Leave a Reply